By : Petti Lubis, Mutia Nugraheni
Lupakan pil atau makanan diet berharga mahal. Cara paling aman dan murah serta sederhana untuk menurunkan berat badan adalah minum dua gelas air putih sebelum makan.
Orang yang minum dua gelas air sebelum makan, berat badannya lebih banyak berkurang dibandingkan mereka yang menghitung jumlah kalori. Meskipun beberapa jenis obat bisa memotong kemampuan tubuh untuk menyerap lemak dengan membuat otak merasa kenyang, air hanya mengisi perut.
Peneliti dari Amerika Serikat membandingkan orang berdiet dengan minum air sebelum makan dan yang benar-benar memperhatikan asupan makanan dan kalori dalam tubuhnya. Selama tiga bulan, orang yang minum dua gelas air sebelum makan, berat badannya turun rata-rata 7 kg, dan 2kg lebih banyak dibandingkan yang tidak minum air.
"Seseorang harus minum lebih banyak air putih dan mengurangi gula. Itu adalah cara paling sederhana mengatur berat badan," kata salah satu peneliti, Dr. Brenda Davy, dari Virginia Polytechnic Institute and State University, seperti dikutip dari Daily Mail.
Dalam penelitian sebelumnya, Dr, Brenda menemukan seseorang yang minum air akan makan 75 hingga 90 kalori lebih sedikit. Air putih memang memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah untuk menurunkan berat badan secara sehat. Jika perut Anda penuh dengan air, maka perut akan terasa lebih penuh dan makan pun menjadi lebih sedikit.
Selamat datang di website Blogspot saya....Mudah - mudah isi Artikel di blogspot ini dapat bermanfaat buat kehidupan Anda...Selamat Membaca...Terima Kasih...(www.jamal-indonesia.blogspot.com)
Rabu, 25 Agustus 2010
Cara Terbaik untuk Putus
By : Pipiet Tri Noorastuti, Mutia NugraheniAnda ingin mengakhiri hubungan asmara yang selama ini dijalani? Memutuskan hubungan memang bukan pekerjaan mudah. Pasti akan muncul perasaan bersalah, kecewa dan sedih. Itu tak terhindarkan.
Agar keadaan tidak memanas, sebaiknya jangan lakukan hal berikut saat memutuskan hubungan.
Berada di tempat umum
Pilih tempat bertemu di mana Anda dan dia memiliki privasi maksimal. Jangan melakukannya di tempat umum. Jika terjadi pertengkaran Anda tentu tidak ingin menjadi tontonan, kan?
Memilih tempat favorit
Saat putus, hal-hal buruk bisa terjadi. Sebaiknya, pilih tempat baru. Hindari tempat favorit yang biasa Anda dan dia datangi, yang memungkinkan para pelayan bisa mengenali kalian. Ini untuk menghindari perasaan tidak enak jika Anda datang kembali tempat tersebut pascaputus.
Hargai dia
Jangan memutuskan hubungan sambil melakukan hal lain, seperti sambil makan atau memilih menu. Hargai dia, meskipun Anda tidak lagi menyukainya. Katakan dengan tegas kalau Anda ingin memutuskan hubungan. Ingatlah, bagaimanapun dia pernah jadi bagian hidup Anda, jadi hargai dia.
Memutuskan lewat telepon, sms, atau email
Orang yang tidak berani atau tidak bisa mengungkapkan perasaannya secara langsung akan memanfaatkan teknologi untuk memutuskan hubungan. Seperti lewat telepon, sms ataupun email. Jika Anda merasa sudah cukup dewasa, jangan lakukan hal itu. Akhirilah hubungan dengannya secara baik seperti ketika memulai hubungan. Jangan jadi pengecut! (pet)
Kamis, 15 Juli 2010
"ANDA TIDAK SEPENUHNYA MENERIMA HAK-HAK YANG SEHARUSNYA ANDA TERIMA!"
sumber: www.keindahanhidup.com
"Tahukah Anda Bahwa Gaji Yang Anda Terima Setiap Bulannya Adalah Bukan Nilai Gaji Anda Sesungguhnya?"
Gaji yang Anda terima setiap bulannya, sudah di-potong dengan pajak penghasilan oleh pemerintah (bahkan sebelum Anda sempat menerima uang tersebut!). Semakin besar penghasilan Anda, semakin besar persentase pajak yang harus Anda bayar.Disamping itu, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas barang/jasa yang dikenakan oleh Pemerintah, sepenuhnya ditanggung oleh end-user (konsumen).Sebagai contoh; jika Anda membeli televisi, maka beban PPN pada akhirnya akan ditanggung oleh Anda sebagai pembeli. Bukan oleh si penjual, atau pabrikan. Demikian pula pada saat Anda makan di restoran, menonton film di bioskop, dlsbnya. Pengusaha, sebagai pemilik bisnis, akan membebankan pajak-pajak yang ada kepada Anda (sebagai konsumen).Oh ya, satu contoh lagi -telepon-, sadarkah Anda bahwa setiap biaya SMS dan telpon yang Anda lakukan sudah termasuk pajak?
"Nyaris Semua Kenikmatan Yang Anda Miliki,Dikenakan Pajak Oleh Pemerintah!"
Sementara, sebagai pebisnis, hanya keuntungan dari usaha Anda lah yang dikenakan pajak. Dan sebagai pemilik bisnis, Anda dapat meng-klaim segala ongkos kerja (expenses) Anda (termasuk biaya komunikasi telpon, faksimil, dlsbnya!) ke pemerintah untuk mendapatkan keringanan/potongan pajak.Sebagai informasi, pajak penghasilan maksimum Anda sebagai perorangan adalah sebesar 35%. Sementara pajak penghasilan maksimum untuk perusahaan (badan) adalah sebesar 30%.
"Anda Lihat Bedanya? Ada Selisih Sebesar 5%! Kenapa Pemerintah Begitu Baik Kepada Para Pemilik Bisnis?"
Mungkin, karena para pemilik bisnis dianggap berjasa; menciptakan lapangan pekerjaan? Atau karena mereka memiliki bargaining power yang besar dan dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi-politik dari suatu negara?Untuk menghindari beban pajak yang besar, suka tidak suka, secara ekonomis, pengusaha cenderung untuk memilih menginvestasikan kembali keuntungan yang mereka miliki, atau membuka bisnis baru yang lain.Artinya, sebagai pengusaha, Anda akan memiliki kemampuan, dan secara ekonomis, "diharuskan" untuk membeli aset-aset yang baru, sebagai sumber pundi-pundi Anda berikutnya.Mudah-mudahan Anda sekarang mengerti, mengapa para pemilik bisnis semakin hari semakin kaya.Keuntungan pajak yang diberikan pemerintah kepada para pelaku bisnis, semakin membuat orang terpacu untuk memiliki bisnis sendiri. Mengapa demikian? Karena tentu saja lebih cerdas rasanya kalau kelebihan uang Anda di-investasikan ke bisnis, ketimbang dipergunakan untuk membayar pajak.Bahkan di Amerika Serikat, pemerintah-nya sudah sadar bahwa mereka tidak akan mampu lagi untuk menyediakan pekerjaan bagi warga negaranya. Sehingga pemerintah Amerika mendorong warga negaranya untuk menciptakan pekerjaan sendiri untuk mereka, dan memberikan potongan pajak sebagai insentif/daya tarik-nya.Mohon jangan salah paham. Kami tidak menyarankan Anda untuk menghindari kewajiban pajak Anda. Sebagai warga negara yang baik (ehm...), adalah suatu kewajiban bagi kita untuk membayar pajak sesuai dengan nilai yang sudah ditetapkan oleh Undang-Undang.Kami hanya sekedar ingin memperlihatkan kepada Anda bahwa ada keuntungan pajak yang bisa di-nikmati, jika kita tidak hanya menjadi sekedar seorang konsumen. Dan menjadi pengusaha adalah salah satu pilihan cerdas untuk dapat mengurangi beban pajak.
"Semakin Jelas Sekarang, Mengapa Si Kaya Makin Kaya,Dan Si Miskin Makin Miskin; Salah Satunya AdalahKarena Si Miskin Membayar Pajak Yang Jauh Lebih Besar!"
Adil kah?
Memang zaman sudah berubah. Sekarang adalah zamannya para pengusaha mandiri!Terus-terang saja, Kami tidak memiliki keahlian dibidang pajak ini. Oleh karena itu, Kami terbuka jika Anda bersedia untuk bertukar informasi mengenai keuntungan pajak yang bisa kita nikmati sebagai seorang pemilik bisnis. Merupakan kehormatan bagi Kami berdua untuk dapat menerima telepon dan ajakan Anda untuk berbagi.
"Tahukah Anda Bahwa Gaji Yang Anda Terima Setiap Bulannya Adalah Bukan Nilai Gaji Anda Sesungguhnya?"
Gaji yang Anda terima setiap bulannya, sudah di-potong dengan pajak penghasilan oleh pemerintah (bahkan sebelum Anda sempat menerima uang tersebut!). Semakin besar penghasilan Anda, semakin besar persentase pajak yang harus Anda bayar.Disamping itu, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas barang/jasa yang dikenakan oleh Pemerintah, sepenuhnya ditanggung oleh end-user (konsumen).Sebagai contoh; jika Anda membeli televisi, maka beban PPN pada akhirnya akan ditanggung oleh Anda sebagai pembeli. Bukan oleh si penjual, atau pabrikan. Demikian pula pada saat Anda makan di restoran, menonton film di bioskop, dlsbnya. Pengusaha, sebagai pemilik bisnis, akan membebankan pajak-pajak yang ada kepada Anda (sebagai konsumen).Oh ya, satu contoh lagi -telepon-, sadarkah Anda bahwa setiap biaya SMS dan telpon yang Anda lakukan sudah termasuk pajak?
"Nyaris Semua Kenikmatan Yang Anda Miliki,Dikenakan Pajak Oleh Pemerintah!"
Sementara, sebagai pebisnis, hanya keuntungan dari usaha Anda lah yang dikenakan pajak. Dan sebagai pemilik bisnis, Anda dapat meng-klaim segala ongkos kerja (expenses) Anda (termasuk biaya komunikasi telpon, faksimil, dlsbnya!) ke pemerintah untuk mendapatkan keringanan/potongan pajak.Sebagai informasi, pajak penghasilan maksimum Anda sebagai perorangan adalah sebesar 35%. Sementara pajak penghasilan maksimum untuk perusahaan (badan) adalah sebesar 30%.
"Anda Lihat Bedanya? Ada Selisih Sebesar 5%! Kenapa Pemerintah Begitu Baik Kepada Para Pemilik Bisnis?"
Mungkin, karena para pemilik bisnis dianggap berjasa; menciptakan lapangan pekerjaan? Atau karena mereka memiliki bargaining power yang besar dan dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi-politik dari suatu negara?Untuk menghindari beban pajak yang besar, suka tidak suka, secara ekonomis, pengusaha cenderung untuk memilih menginvestasikan kembali keuntungan yang mereka miliki, atau membuka bisnis baru yang lain.Artinya, sebagai pengusaha, Anda akan memiliki kemampuan, dan secara ekonomis, "diharuskan" untuk membeli aset-aset yang baru, sebagai sumber pundi-pundi Anda berikutnya.Mudah-mudahan Anda sekarang mengerti, mengapa para pemilik bisnis semakin hari semakin kaya.Keuntungan pajak yang diberikan pemerintah kepada para pelaku bisnis, semakin membuat orang terpacu untuk memiliki bisnis sendiri. Mengapa demikian? Karena tentu saja lebih cerdas rasanya kalau kelebihan uang Anda di-investasikan ke bisnis, ketimbang dipergunakan untuk membayar pajak.Bahkan di Amerika Serikat, pemerintah-nya sudah sadar bahwa mereka tidak akan mampu lagi untuk menyediakan pekerjaan bagi warga negaranya. Sehingga pemerintah Amerika mendorong warga negaranya untuk menciptakan pekerjaan sendiri untuk mereka, dan memberikan potongan pajak sebagai insentif/daya tarik-nya.Mohon jangan salah paham. Kami tidak menyarankan Anda untuk menghindari kewajiban pajak Anda. Sebagai warga negara yang baik (ehm...), adalah suatu kewajiban bagi kita untuk membayar pajak sesuai dengan nilai yang sudah ditetapkan oleh Undang-Undang.Kami hanya sekedar ingin memperlihatkan kepada Anda bahwa ada keuntungan pajak yang bisa di-nikmati, jika kita tidak hanya menjadi sekedar seorang konsumen. Dan menjadi pengusaha adalah salah satu pilihan cerdas untuk dapat mengurangi beban pajak.
"Semakin Jelas Sekarang, Mengapa Si Kaya Makin Kaya,Dan Si Miskin Makin Miskin; Salah Satunya AdalahKarena Si Miskin Membayar Pajak Yang Jauh Lebih Besar!"
Adil kah?
Memang zaman sudah berubah. Sekarang adalah zamannya para pengusaha mandiri!Terus-terang saja, Kami tidak memiliki keahlian dibidang pajak ini. Oleh karena itu, Kami terbuka jika Anda bersedia untuk bertukar informasi mengenai keuntungan pajak yang bisa kita nikmati sebagai seorang pemilik bisnis. Merupakan kehormatan bagi Kami berdua untuk dapat menerima telepon dan ajakan Anda untuk berbagi.
Kamis, 13 Mei 2010
7 Kesalahan Seorang Leader Yang Patut Dihindari
Penyusun: Jamaludin
Berikut ini adalah berbagai kesalahan seorang Leader yang sering terjadi ditempat kerja. Bila Anda adalah seorang Leader, Anda bisa gunakan 7 points ini sebagai check list apakah Anda termasuk kategori dibawah ini.
1. Bersikap OTORITER
Pemimpin yang selalu bersikap otoriter cenderung akan dijauhi oleh anak buah dan orang-orang sekelilingnya. Selain melelahkan karena harus menanggung semua beban sendirian, Leader yang otoriter juga tidak akan mendapat dukungan dari orang-orang bila ia mengalami kesulitan.
2. Tidak menjadi CONTOH
Leader yang berperilaku buruk,akan melahirkan team work yang bermoral kerja buruk juga. Sikap-sikap kerja Leader yang malas, sering datang terlambat, tidak tepat janji, pemarah, dsb akan mudah menular ke tingkat organisasi yang lebih rendah.
3. Suka dikelilingi oleh para PENJILAT
Adalah lebih baik bila ada orang yang berkata apa adanya dan jujur, ketimbang datang seseorang yang selalu memberi kabar yang baik dan memuji-muji Anda. Banyak Leader yang menghancurkan dirinya karena lebih senang dikelilingi oleh orang-orang yang pandai menjilat. Leader seperti ini lebih senang mendengarkan apa yang ia suka dengar, ketimbang mendengarkan apa yang seharusnya ia dengar.
4. KESOMBONGAN
Banyak Leader yang terlalu yakin ( over-confidence ) akan kemampuannya, sehingga tidak mau lagi belajar hal-hal baru, merasa dirinya senior, tidak mau lagi mendengar saran-saran orang lain, merasa dirinya sudah diposisi Manager, jadi seharusnya supervisor yang harus belajar lebih banyak, dsb. Sikap arogansi seperti ini , akan membunuh karir Leader dalam jangka panjang.
5. Menolak untuk BERUBAH
Dunia dimana kita tinggal selalu melakukan perubahan secara rutin dan cepat. Bagaimana dengan diri kita semua? Banyak Leader yang menolak melakukan perubahan dengan alasan merepotkan, harus belajar hal-hal baru, tidak punya banyak waktu dan malas. Bila si pemimpinnya saja tidak mau berubah, bagaimana dengan anak buahnya?
6. Selalu merasa dirinya BENAR
Selalu merasa dirinya benar, selalu menunjuk orang lain dan menunjuk kondisi tertentu sebagai “biang keladi” suatu kejadian. Leader tipe seperti ini, walaupun sudah melakukan kesalahan, sulit untuk mengatakan “Maaf”. Ia cenderung “defensive” dan memandang pihak lain sebagai penyebabnya, sedangkan ia adalah “Mr.No Problem”
7. Lambat AMBIL KEPUTUSAN
Sikap lambat ambil keputusan ini terutama disebabkan ketidak beranian menanggung resiko yang mungkin terjadi, atau sikap selalu ragu-ragu dan takut salah, sikap yang mau main aman saja dan lemporkan resiko ini ke pihak lain. Penyebab lainnya adalah si Leader trauma kejadian lalu dimana ia pernah ambil keputusan yang salah, dan ternyata berakibat fatal. Sikap ini akan merugikan team work dan mengganggu kelancaran arus kerja.
Berikut ini adalah berbagai kesalahan seorang Leader yang sering terjadi ditempat kerja. Bila Anda adalah seorang Leader, Anda bisa gunakan 7 points ini sebagai check list apakah Anda termasuk kategori dibawah ini.
1. Bersikap OTORITER
Pemimpin yang selalu bersikap otoriter cenderung akan dijauhi oleh anak buah dan orang-orang sekelilingnya. Selain melelahkan karena harus menanggung semua beban sendirian, Leader yang otoriter juga tidak akan mendapat dukungan dari orang-orang bila ia mengalami kesulitan.
2. Tidak menjadi CONTOH
Leader yang berperilaku buruk,akan melahirkan team work yang bermoral kerja buruk juga. Sikap-sikap kerja Leader yang malas, sering datang terlambat, tidak tepat janji, pemarah, dsb akan mudah menular ke tingkat organisasi yang lebih rendah.
3. Suka dikelilingi oleh para PENJILAT
Adalah lebih baik bila ada orang yang berkata apa adanya dan jujur, ketimbang datang seseorang yang selalu memberi kabar yang baik dan memuji-muji Anda. Banyak Leader yang menghancurkan dirinya karena lebih senang dikelilingi oleh orang-orang yang pandai menjilat. Leader seperti ini lebih senang mendengarkan apa yang ia suka dengar, ketimbang mendengarkan apa yang seharusnya ia dengar.
4. KESOMBONGAN
Banyak Leader yang terlalu yakin ( over-confidence ) akan kemampuannya, sehingga tidak mau lagi belajar hal-hal baru, merasa dirinya senior, tidak mau lagi mendengar saran-saran orang lain, merasa dirinya sudah diposisi Manager, jadi seharusnya supervisor yang harus belajar lebih banyak, dsb. Sikap arogansi seperti ini , akan membunuh karir Leader dalam jangka panjang.
5. Menolak untuk BERUBAH
Dunia dimana kita tinggal selalu melakukan perubahan secara rutin dan cepat. Bagaimana dengan diri kita semua? Banyak Leader yang menolak melakukan perubahan dengan alasan merepotkan, harus belajar hal-hal baru, tidak punya banyak waktu dan malas. Bila si pemimpinnya saja tidak mau berubah, bagaimana dengan anak buahnya?
6. Selalu merasa dirinya BENAR
Selalu merasa dirinya benar, selalu menunjuk orang lain dan menunjuk kondisi tertentu sebagai “biang keladi” suatu kejadian. Leader tipe seperti ini, walaupun sudah melakukan kesalahan, sulit untuk mengatakan “Maaf”. Ia cenderung “defensive” dan memandang pihak lain sebagai penyebabnya, sedangkan ia adalah “Mr.No Problem”
7. Lambat AMBIL KEPUTUSAN
Sikap lambat ambil keputusan ini terutama disebabkan ketidak beranian menanggung resiko yang mungkin terjadi, atau sikap selalu ragu-ragu dan takut salah, sikap yang mau main aman saja dan lemporkan resiko ini ke pihak lain. Penyebab lainnya adalah si Leader trauma kejadian lalu dimana ia pernah ambil keputusan yang salah, dan ternyata berakibat fatal. Sikap ini akan merugikan team work dan mengganggu kelancaran arus kerja.
Empat Tips Cerdas Menghadapi Atasan Yang Perfeksionis
Penyusun: Jamaludin
Atasan yang perfeksionis selalu menuntut bawahannya untuk melakukan pekerjaan dengan standar yang tinggi sesuai dengan keinginannya. Atasan seperti ini selalu menggunakan standar pribadi dalam menilai pekerjaan anak buahnya, sehingga cenderung lebih suka mengerjakan segala sesuatu sendirian. Kalaupun terpaksa mendelegasikan pekerjaan ke anak buah, setiap saat pekerjaan itu akan terus diperiksanya hingga sedetail mungkin. Meski sudah bekerja maksimal, siap-siaplah menerima kritik 'pedas' darinya.
Berikut ini adalah beberapa tips praktis bagaimana cara menghadapi atasan perfeksionis :
1. Selalu memahami standar kualitas yang dia pakai
Setiap tugas yang diberikan kepada Anda, fahami standar kualitas yang ia inginkan. Banyak mencatat berbagai keinginan dan standar yang ia pakai ( supaya Anda tidak lupa ). Setiap akhir penugasan, pastikan, seluruh tugas Anda sudah sesuai dengan tuntutan standarnya.
2. Jangan ada keinginan untuk merubah si Atasan
Banyak orang frustrasi menghadapi atasan perfeksionis, karena mereka berharap mengapa si atasan tidak menurunkan standarnya. Dari pada berpusing ria memikirkan kenapa si atasan perfeksionis, lebih baik Anda berfokus, bagaimana cara memenuhi standar kerja yang dituntut. Keuntungan buat Anda adalah Anda akan dipacu untuk bekerja dengan maksimal ( bahkan super maksimal )
3. Jangan takut bertanya
Anda tidak perlu takut bertanya dengan tipe atasan seperti ini, apalagi jika ada sesuatu yang kurang jelas. Ia akan dengan senang hati jelaskan hingga detail segala sesuatu yang ia perlukan. Ia akan selalu memastikan, bahwa Anda benar-benar faham apa yang ia inginkan, agar supaya hasil kerja Anda sesuai dengan tuntutan standar dia
4. Jangan berharap dapat pujian
Supaya Anda tidak kecewa atau sakit hati, jangan mengharapkan dapat pujian atau apresiasi dari seorang atasan yang perfeksionis, sebab atasan tipe ini pelit pujian ( kecuali kalau dia sudah bertobat ). Lagi pula, Anda bekerja bukan untuk mendapatkan pujian bukan?
Intinya, selalu kenalilah tipe atasan Anda, kemudian, sesuaikan gaya kerja Anda dengan tipe beliau. Ingat, nasib karir Anda akan sangat ditentukan sejauh mana Anda berikan pelayanan terbaik kepada atasan Anda.
Atasan yang perfeksionis selalu menuntut bawahannya untuk melakukan pekerjaan dengan standar yang tinggi sesuai dengan keinginannya. Atasan seperti ini selalu menggunakan standar pribadi dalam menilai pekerjaan anak buahnya, sehingga cenderung lebih suka mengerjakan segala sesuatu sendirian. Kalaupun terpaksa mendelegasikan pekerjaan ke anak buah, setiap saat pekerjaan itu akan terus diperiksanya hingga sedetail mungkin. Meski sudah bekerja maksimal, siap-siaplah menerima kritik 'pedas' darinya.
Berikut ini adalah beberapa tips praktis bagaimana cara menghadapi atasan perfeksionis :
1. Selalu memahami standar kualitas yang dia pakai
Setiap tugas yang diberikan kepada Anda, fahami standar kualitas yang ia inginkan. Banyak mencatat berbagai keinginan dan standar yang ia pakai ( supaya Anda tidak lupa ). Setiap akhir penugasan, pastikan, seluruh tugas Anda sudah sesuai dengan tuntutan standarnya.
2. Jangan ada keinginan untuk merubah si Atasan
Banyak orang frustrasi menghadapi atasan perfeksionis, karena mereka berharap mengapa si atasan tidak menurunkan standarnya. Dari pada berpusing ria memikirkan kenapa si atasan perfeksionis, lebih baik Anda berfokus, bagaimana cara memenuhi standar kerja yang dituntut. Keuntungan buat Anda adalah Anda akan dipacu untuk bekerja dengan maksimal ( bahkan super maksimal )
3. Jangan takut bertanya
Anda tidak perlu takut bertanya dengan tipe atasan seperti ini, apalagi jika ada sesuatu yang kurang jelas. Ia akan dengan senang hati jelaskan hingga detail segala sesuatu yang ia perlukan. Ia akan selalu memastikan, bahwa Anda benar-benar faham apa yang ia inginkan, agar supaya hasil kerja Anda sesuai dengan tuntutan standar dia
4. Jangan berharap dapat pujian
Supaya Anda tidak kecewa atau sakit hati, jangan mengharapkan dapat pujian atau apresiasi dari seorang atasan yang perfeksionis, sebab atasan tipe ini pelit pujian ( kecuali kalau dia sudah bertobat ). Lagi pula, Anda bekerja bukan untuk mendapatkan pujian bukan?
Intinya, selalu kenalilah tipe atasan Anda, kemudian, sesuaikan gaya kerja Anda dengan tipe beliau. Ingat, nasib karir Anda akan sangat ditentukan sejauh mana Anda berikan pelayanan terbaik kepada atasan Anda.
Rabu, 12 Mei 2010
8 Cara Mudah Cari Pacar
Penyusun: Jamaludin
Bosan dengan status jomblo Anda yang tak juga berakhir? Tak perlu datangi dukun. Cukup lakukan hal-hal di bawah ini untuk memperbesar kesempatan Anda mendapatkan pacar baru.
1. Online
Asal dilakukan dengan hati-hati, situs jaringan sosial bisa jadi ajang cari jodoh paling efektif. Jangan lupa pasang foto Anda yang paling menarik.
2. Ke luar
Bagaimana bisa bertemu calon pacar jika Anda hanya mengurung diri di kamar sambil nonton tivi? Terima ajakan jalan dari teman-teman dan penuhi undangan event yang Anda terima.
3. Ikut kursus
Coba daftar kursus yang menarik minat Anda. Kursus masak, kursus bahasa, atau kursus musik mungkin? Siapa tahu ada teman kursus yang bisa jadi calon pacar?
4. Pinjam anjing/kucing lucu
Ajak jalan-jalan binatang peliharaan menggemaskan. Dijamin akan ada sesama pecinta binatang yang menghampiri Anda untuk sekadar mengelus-elus si hewan berbulu.
5. Tatap mata
Taktik ini selalu digunakan para perayu ulung adalah menatap mata lawan bicara.
6. Ajak ngobrol
orang asingBaik di supermarket, di bis, atau di ruang tunggu dokter, jangan ragu untuk ajak bicara orang di sebelah Anda. Ini akan membuat Anda terlihat ramah, terbuka, dan mudah didekati. Pintar-pintar pilih topik dan hentikan pembicaraan jika lawan bicara terlihat terganggu.
7. Siap tampil
Tak perlu dandan berlebihan, tapi usahakan penampilan Anda selalu rapi dan bersih setiap saat. Anda tak akan pernah tahu kapan akan bertemu pria atau wanita yang menarik. Lebih baik siap-siap dari awal, bukan?
8. Longgarkan
persyaratanAnda ingin pacar yang tingginya 180cm, hidung mancung, kulit putih, kaya raya, jago nyanyi, dan berprofesi foto model. Wajar saja jika Anda tak juga menemukan jodoh yang klop. Longgarkan persyaratan Anda dan coba berkencan dengan tipe pria/wanita yang berbeda. Siapa tahu ternyata selama ini Anda mencari tipe yang salah.
Bosan dengan status jomblo Anda yang tak juga berakhir? Tak perlu datangi dukun. Cukup lakukan hal-hal di bawah ini untuk memperbesar kesempatan Anda mendapatkan pacar baru.
1. Online
Asal dilakukan dengan hati-hati, situs jaringan sosial bisa jadi ajang cari jodoh paling efektif. Jangan lupa pasang foto Anda yang paling menarik.
2. Ke luar
Bagaimana bisa bertemu calon pacar jika Anda hanya mengurung diri di kamar sambil nonton tivi? Terima ajakan jalan dari teman-teman dan penuhi undangan event yang Anda terima.
3. Ikut kursus
Coba daftar kursus yang menarik minat Anda. Kursus masak, kursus bahasa, atau kursus musik mungkin? Siapa tahu ada teman kursus yang bisa jadi calon pacar?
4. Pinjam anjing/kucing lucu
Ajak jalan-jalan binatang peliharaan menggemaskan. Dijamin akan ada sesama pecinta binatang yang menghampiri Anda untuk sekadar mengelus-elus si hewan berbulu.
5. Tatap mata
Taktik ini selalu digunakan para perayu ulung adalah menatap mata lawan bicara.
6. Ajak ngobrol
orang asingBaik di supermarket, di bis, atau di ruang tunggu dokter, jangan ragu untuk ajak bicara orang di sebelah Anda. Ini akan membuat Anda terlihat ramah, terbuka, dan mudah didekati. Pintar-pintar pilih topik dan hentikan pembicaraan jika lawan bicara terlihat terganggu.
7. Siap tampil
Tak perlu dandan berlebihan, tapi usahakan penampilan Anda selalu rapi dan bersih setiap saat. Anda tak akan pernah tahu kapan akan bertemu pria atau wanita yang menarik. Lebih baik siap-siap dari awal, bukan?
8. Longgarkan
persyaratanAnda ingin pacar yang tingginya 180cm, hidung mancung, kulit putih, kaya raya, jago nyanyi, dan berprofesi foto model. Wajar saja jika Anda tak juga menemukan jodoh yang klop. Longgarkan persyaratan Anda dan coba berkencan dengan tipe pria/wanita yang berbeda. Siapa tahu ternyata selama ini Anda mencari tipe yang salah.
Selasa, 27 April 2010
CRONIC STRESS CAUSING DEPRESSION & INFERTILITY
Penyusun: Jamaludin
all of researcher of Yerkess National Primat Research Center, Emory University at Atlanta found cronic stress behaviour problem, like anxious, depression, infertility.The researcher found neuhormonal that causing stress is corticotropin releasing factor (CRF). CRF in several function. The factor which release CRF is important for our ability to adapt with stressor in our day and our ability to care our physical and emotional health.As a respon for stress, the value of CRF increase. The value of CRF could be when no stress0r.
Cronic stress could be increase how long and volume output of CRF in part of brain that involve with fear and emotion. Including brain amygdala.From a study, the rats are exposed with CRF from a of brain that feeling restless and depression, decrease their libido and diturbance ovarium siclus. this is show us, the releasing of CRF is happen when cronic stress definitad interfere several body system on and on.
The changing of behavior can be see when women has expossed with stressor everyday. The resource is reported in on line edition in Molecular Psychiatry
all of researcher of Yerkess National Primat Research Center, Emory University at Atlanta found cronic stress behaviour problem, like anxious, depression, infertility.The researcher found neuhormonal that causing stress is corticotropin releasing factor (CRF). CRF in several function. The factor which release CRF is important for our ability to adapt with stressor in our day and our ability to care our physical and emotional health.As a respon for stress, the value of CRF increase. The value of CRF could be when no stress0r.
Cronic stress could be increase how long and volume output of CRF in part of brain that involve with fear and emotion. Including brain amygdala.From a study, the rats are exposed with CRF from a of brain that feeling restless and depression, decrease their libido and diturbance ovarium siclus. this is show us, the releasing of CRF is happen when cronic stress definitad interfere several body system on and on.
The changing of behavior can be see when women has expossed with stressor everyday. The resource is reported in on line edition in Molecular Psychiatry
Langganan:
Postingan (Atom)
