Senin, 30 Agustus 2010

Bahaya Minuman Berenergi Saat Buka Puasa

By Pipiet Tri Noorastuti, Anda Nurlaila

Berpuasa sepanjang hari memang menyebabkan badan merasa lemas. Banyak orang kemudian tergiur minuman tonik atau energi saat berbuka.


Namun, ahli gizi menyarankan agar tidak mengasup minuman energi setelah berbuka. Sebab, setelah puasa tubuh membutuhkan cairan untuk membersihkan dan mengisi kembali tubuh serta menyesuaikan dengan tingkat gula darah.


Seperti dikutip dari Arab News, Dr Khalid Madani, pengawas umum dari Departemen Gizi di Departemen Kesehatan Saudi Arabia, mengatakan, minuman berenergi tinggi gula dan kafein penyebab masalah kesehatan seperti gangguan ginjal, kerusakan hati, dan diabetes.


Konsumsi minuman tonik juga menyebabkan badan mengalami gejala seperti lelah, pusing, gelisah, dan sakit kepala parah. Air putih merupakan minuman yang paling dianjurkan saat berbuka.


Sebuah riset dari Nova Southeastern University Florida yang terbit dalam Jurnal Doctors and Sportsmedicine menyimpulkan, minuman energi menimbulkan efek merugikan, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar dan terus-menerus.


Minuman energi mengandung 505 mg kafein dalam 355 ml atau setara dengan 14 kaleng soda. Angka ini jauh lebih tinggi dari ambang batas kafein yang diperbolehkan Badan Obat dan Makanan AS (FDA) sebesar 71 mg dalam 355 ml. Selain itu, kandungan gula dan taurin minuman energi sangat tinggi.


Stephanie Ballard, seorang peneliti AS mengatakan ada bukti minuman ini berkontribusi untuk berat badan dan beberapa penyakit lainnya. "Banyak orang berpikir bahwa seseorang tidak dapat overdosis pada kafein. Tetapi konsumsi kafein terlalu banyak bisa menyebabkan ketegangan, mengantuk dan gugup, osteoporosis, penyakit jantung, masalah vaskuler, komplikasi usus dan bahkan kematian," katanya.


Selama Ramadan, minuman berenergi laris manis di kawasan Timur Tengah. Permintaan minuman penambah tenaga tersebut mengalami kenaikan permintaan.

Jeruk, Sahabat Baru Penderita Diabetes


By Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti


Kepercayaan Mesir kuno menempatkan jeruk sebagai salah satu makanan yang dapat melindungi tubuh dari berbagai macam racun dan penyakit. Itulah yang kemudian menjadi dasar temuan para ilmuwan dewasa ini bahwa jeruk berperan mengobati diabetes.
Seperti dikutip dari laman Daily Mail, para ilmuwan mempelajari kandungan naringenin, semacam antioksidan yang memberi rasa pahit pada jeruk. Unsur ini dikembangkan untuk mengelola diabetes tipe 2.


Diabetes terjadi ketika tubuh tidak mampu memproduksi cukup hormon insulin untuk mengatur kadar gula darah. Dan, studi menunjukkan bahwa naringenin membantu meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin dan membantu penderita mempertahankan berat badan yang sehat. Ini merupakan bagian penting dari perawatan diabetes.


Para ilmuwan menemukan bahwa naringenin dapat mendorong pembakaran lemak tubuh yang tertimbuh di organ hati. Efek zat ini mirip dengan kerja fenofibrate dan rosiglitazone, dua obat penurun lipid yang digunakan untuk membantu mengendalikan diabetes tipe 2.


Yaakov Nahmias, salah satu ilmuwan dari Universitas Ibrani Yerusalem, memuji naringenin sebagai obat luar biasa untuk penderita diabetes. Dalam jurnal ilmiah PLoS One, ia menuliskan, "Kimia seperti naringenin sudah lama dicari oleh industri farmasi." (Pet)

Minggu, 29 Agustus 2010

10 Efek Buruk Minuman Bersoda

By Irina Damayanti, Anda Nurlaila

Ketika merasa haus, banyak di antara kita melepas dahaga dengan sebotol soda dingin. Apalagi saat ramadan, soda dingin ketika berbuka puasa terasa sangat menyegarkan tenggorokan yang kering. Rayuan iklan pun acapkali membuat kita tergiur dengan minuman berkarbonasi itu.

Tapi tahukah Anda, bahwa soda adalah salah satu minuman terburuk selain alkohol? Anda bisa terkena candu kafein dalam soda. Belum lagi kandungan gulanya yang sangat tinggi. Kenali 10 efek berbahaya minuman bersoda bagi tubuh seperti dikutip dari Method of Healing.

1. Menaikkan berat badan

Minum satu kaleng soda tiap hari dalam sebulan akan menaikkan berat badan sebanyak setengah kilogram.

2. Tidak ada nilai gizi dalam soda

Saat kehausan atau setelah berpuasa, tubuh membutuhkan cairan yang bernutrisi. Sedangkan soda tak memiliki nilai gizi di dalamnya. Minuman ini hanya akan menjadi 'limbah' dalam tubuh.

3. Meningkatkan risiko diabetes

Tingginya kadar gula dalam soda mampu meningkatkan risiko Anda terkena diabetes.

4. Soda dapat menyebabkan osteoporosis

Bila meminum soda dengan kandungan kalsium rendah, Anda bisa terkena keropos tulang atau osteoporosis.

5. Soda bisa merusak gigi

Kandungan senyawa soda mampu mengikis dan merusak lapisan enamel gigi. Sehingga gigi jadi mudah berlubang dan rusak.

6. Soda berefek terhadap kerusakan ginjal

Orang yang gemar minum soda berisiko lebih besar terkena batu ginjal serta kerusakan pada ginjal.

7. Memicu penyakit maag

Soda menjadikan peminumnya berpeluang lebih besar terkena dan memperparah penyakit maag.

8. Soda menimbulkan dehidrasi

Kadar kafein dan gula dalam soda dapat menyebabkan tubuh dehidrasi.

9. Soda mengacaukan sistem pencernaan

Ketahuilah, asam dalam soda tidak bereaksi dengan baik dalam sistem pencernaan.

10. Diet soda berbahaya

Soda diet mengandung pemanis buatan aspartam yang diakitkan dengan beberapa gangguan seperti fenilketonuria.

Alternatif Sehat Pengganti Soda?

Lantas apa yang bisa membantu Anda untuk melepaskan diri dari ketergantungan terhadap soda? Jika menilik nilai gizinya, jus merupakan pilihan minuman terbaik. Sedangkan air putih merupakan minuman terbaik agar tubuh tetap terhidrasi. Satu hingga dua gelas jus buah setiap hari, ditambah enam gelas air putih serta minuman yang diperkaya kalsium adalah paduan terbaik untuk kesehatan. (adi)

5 Tanda Anda Tidak Bisa Kontrol Amarah

By Petti Lubis, Mutia Nugraheni

Ada perbedaan antara seseorang yang marah dengan yang bermasalah dalam mengontrol emosi. Dr. Redford Williams, profesor psikologi di Duke University Medical Center, Amerika Serikat dan penulis buku 'In Control' mengungkap lima perbedaannya.
Jika tanda-tanda berikut dialami oleh Anda sebaiknya berkonsultasilah dengan psikiater atau psikolog.


1. Marah besar karena masalah kecil

Marah bisa memiliki efek positif. "Seringkali amarah memberitahu kita untuk melakukan sebuah tindakan," kata Dr. Williams, seperti dikutip dari cbsnews.com. Tetapi, jika rasa marah muncul dan meledak-ledak hanya karena persoalan kecil, bisa jadi pertanda bahwa seseorang mengalami kesulitan dalam mengontrol emosinya.

2. Interupsi

Seseorang yang marah akan cenderung menjadi orang yang tidak sabar. Apalagi jika tidak bisa mengontrol amarahnya. Orang tersebut akan bermasalah untuk menunggu orang lain mengemukakan pendapatnya. Hal yang dilakukannya kemudian adalah selalu menginterupsi. Meskipun dia diam saja dan membiarkan orang lain bicara, sebenarnya ia tidak mendengarkan.

3. Selalu protes

Menurut Dr. Williams, orang yang menghabiskan waktu untuk mengeluh tentang pelanggaran dan kekurangan orang lain mungkin memiliki masalah dengan amarahnya. Beberapa orang marah dengan kata-kata kasar bicara soal politik, olahraga atau hal lain. Semua racun itu datang dari sumber yang sama yaitu amarah.

4. Sulit memaafkan

Hubungan personal bisa menjadi mimpi buruk ketika seseorang mengalami kesulitan memaafkan orang yang telah menyakitinya di masa lalu. Orang-orang dengan masalah amarah seringkali mengalami kesulitan dalam memaafkan orang lain. Sebaliknya, mereka terus frustrasi untuk kembali pada pengalaman menyakitkan dan kebencian setiap kali mengingat kesalahan tersebut.

5. Wajah memerah

Saat emosi meninggi, wajah bisa terlihat merah. Ketika wajah merah, jika diukur dengan termometer suhu tubuh dalam keadaan tinggi. Kemarahan adalah efek yang jelas dari tubuh dan pikiran. Bahkan, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang sering marah cenderung memiliki tekanan darah tinggi dan mengalami stroke atau serangan jantung.

Kenali Musuh dalam Selimut

By Petti Lubis, Mutia Nugraheni

Sesama teman tentu Anda tidak keberatan untuk saling menolong. Tetapi, jika sikap teman makin 'bertingkah' Anda harus hati-hati. Siapa tahu dia hanya memanfaatkan pertemanan untuk mendapatkan keuntungan.

Berikut lima tanda jika teman hanya memanfaatkan Anda, seperti dikutip dari tulisan Jodi Lipper and Cerina Vincent, penulis buku "How to Eat Like a Hot Chick".

1. Menggoda pasangan

Anda tentu bisa membedakan mana yang menggoda bercanda dan menggoda untuk mendapat perhatian. Jika Anda membaca bahasa tubuh teman yang mulai menggoda pasangan, berhati-hatilah. Bisa jadi ia mengincar pasangan Anda.

2. Sering pinjam uang, tapi tak dikembalikan

Ia sering meminjam uang dan berjanji untuk mengembalikannya. Tetapi sampai hari ini, ia tak kunjung mengembalikan. Saat Anda minta pun dia menghindar dengan berbagai alasan.

3. Komentar negatif

Ia selalu membuat komentar negatif mengenai penampilan, pekerjaan atau status hubungan Anda. Seperti, "Apa yang salah dengan sepatumu ?", "Pekerjaanmu tidak menjanjikan dan kamu masih di situ?"

4. Merendahkan

Anda merasa ragu-ragu jika ingin menyampaikan berita baik padanya. Hal itu karena apapun yang Anda ceritakan ia selalu mencari celah untuk merendahkan.

5. Sering ingkar janji

Ia sering membatalkan pertemuan, mengubah rencana di menit-menit terakhir atau muncul ketika Anda sudah menunggunya selama dua jam. Mungkin Anda merasa kesal dan marah, tapi ia sangat lihai merayu Anda untuk memaafkannya.

Rabu, 25 Agustus 2010

Langsing dengan Dua Gelas Air Sebelum Makan

By : Petti Lubis, Mutia Nugraheni

Lupakan pil atau makanan diet berharga mahal. Cara paling aman dan murah serta sederhana untuk menurunkan berat badan adalah minum dua gelas air putih sebelum makan.
Orang yang minum dua gelas air sebelum makan, berat badannya lebih banyak berkurang dibandingkan mereka yang menghitung jumlah kalori. Meskipun beberapa jenis obat bisa memotong kemampuan tubuh untuk menyerap lemak dengan membuat otak merasa kenyang, air hanya mengisi perut.

Peneliti dari Amerika Serikat membandingkan orang berdiet dengan minum air sebelum makan dan yang benar-benar memperhatikan asupan makanan dan kalori dalam tubuhnya. Selama tiga bulan, orang yang minum dua gelas air sebelum makan, berat badannya turun rata-rata 7 kg, dan 2kg lebih banyak dibandingkan yang tidak minum air.

"Seseorang harus minum lebih banyak air putih dan mengurangi gula. Itu adalah cara paling sederhana mengatur berat badan," kata salah satu peneliti, Dr. Brenda Davy, dari Virginia Polytechnic Institute and State University, seperti dikutip dari Daily Mail.

Dalam penelitian sebelumnya, Dr, Brenda menemukan seseorang yang minum air akan makan 75 hingga 90 kalori lebih sedikit. Air putih memang memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah untuk menurunkan berat badan secara sehat. Jika perut Anda penuh dengan air, maka perut akan terasa lebih penuh dan makan pun menjadi lebih sedikit.

Cara Terbaik untuk Putus

By : Pipiet Tri Noorastuti, Mutia Nugraheni

Anda ingin mengakhiri hubungan asmara yang selama ini dijalani? Memutuskan hubungan memang bukan pekerjaan mudah. Pasti akan muncul perasaan bersalah, kecewa dan sedih. Itu tak terhindarkan.


Agar keadaan tidak memanas, sebaiknya jangan lakukan hal berikut saat memutuskan hubungan.


Berada di tempat umum
Pilih tempat bertemu di mana Anda dan dia memiliki privasi maksimal. Jangan melakukannya di tempat umum. Jika terjadi pertengkaran Anda tentu tidak ingin menjadi tontonan, kan?


Memilih tempat favorit
Saat putus, hal-hal buruk bisa terjadi. Sebaiknya, pilih tempat baru. Hindari tempat favorit yang biasa Anda dan dia datangi, yang memungkinkan para pelayan bisa mengenali kalian. Ini untuk menghindari perasaan tidak enak jika Anda datang kembali tempat tersebut pascaputus.


Hargai dia
Jangan memutuskan hubungan sambil melakukan hal lain, seperti sambil makan atau memilih menu. Hargai dia, meskipun Anda tidak lagi menyukainya. Katakan dengan tegas kalau Anda ingin memutuskan hubungan. Ingatlah, bagaimanapun dia pernah jadi bagian hidup Anda, jadi hargai dia.


Memutuskan lewat telepon, sms, atau email
Orang yang tidak berani atau tidak bisa mengungkapkan perasaannya secara langsung akan memanfaatkan teknologi untuk memutuskan hubungan. Seperti lewat telepon, sms ataupun email. Jika Anda merasa sudah cukup dewasa, jangan lakukan hal itu. Akhirilah hubungan dengannya secara baik seperti ketika memulai hubungan. Jangan jadi pengecut! (pet)